Hari ini mentari begitu terik, aq melangkah menuju kampus dengan hati
yang cerah ceria, disekitar kampus aq melihat banyak
mahasiswa-mahasiswi sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Aku berlari
kecil mengingat waktu jam masuk kuliah sudah dimulai 10 menit yang
lalu....aq terlambat sampai dikampus karena bis yang kutumpangi ngetem
lama menunggu penumpang.
Aq masuk sambil dipelototi dosenku, aq hanya tersenyum dan santai, padahal dalam hati malu juga .
Usai belajar dikelas, aku menuju keruang perpustakaan, disana aku memilih beberapa topik buku sambil mengerjakan tugas dari dosen. Aq memilih tempat duduk disudut ruangan perpus,
"Lena..., apa kabar?"
Aq terkejut ada seorang laki-laki menyodorkan tangannya mengajak bersalaman dan aq lebih terkejut lagi melihatnya
"Doni' kataku lirih
"iya..aq Doni..kamu kuliah disini..?"
"iya Don...kamu....sedang apa disini bukannya kamu sudah lulus kuliah"
"iya.. memang..aq bekerja dijakarta.ada perlua aza disini....cuti 3 hari mengurus pertemuan alumni dikampus kita ini'
"ohhh jadi mw ada rencana temu alumni gitu yah'
"iya...mmm kamu apa kabarnya....semester brapa sekarang"
"aq semester 7"aq menunduk saat Doni menatap dimataku tajam
aq tak sanggup menatap mata itu, mata yang dulu pernah aku nikmati setiap waktu, mata tajam Doni mata Teduh Doni yang seakan selalu melindungi aq.
"kamu sedang apa lena....serius amat"
"ngerjain tugas dari dosen Don.."
'kamu sedang apa diperpus, gag ada pertemuan alumni diperpus dong..'sahutku lagi
"oohh ngga...nggalah...." dia tersenyum...senyuman yang mengingatkanku lagi
"aq melihatmu menyusuri lorong kampus..aq mengikuti kamu sampai akhirnya kamu keperpustakaan dan aku menemukanmu disini'Doni diam sejanak
"aq kangen kamu lena..sungguh"
Dia tersenyum sambil menatapku tapi aku melihat ada raut sedih dimatanya entahlah apa itu..mungkin karena aku pernah mennggalkannya dulu....
Yaa..dia dulu adalan pacarku..pacarku yang setia..yang selalu menepati janjinya
" kenapa kamu bicara seperti itu Don....bukannnya kamu sudah punya pacar sekarang?'
"emang kangen gag boleh ya..?
"ngga bukan gitu.....aq berhenti sejenak sambil menatap matanya
"Doni...maafkan aku....aku telah menyakitimu...'
"don...aku malu sama kamu....pertemuan ini sungguh diluar dugaanku...aq gag ingin kamu terluka karenaku bila kita bertemu'
"kamu bicara apa...aq senang dengan pertemuan ini len...siapa bilang aku terluka..kamu melihat itukah?
"haha lena....lihat aq..aku baik-baik azakan??..suudahlah yang lalu biarlah berlalu....'
"hmm ..aku mw tanya kamu lena....apaaaa....kamu kangen aq??'
"don........aq...aq ag pernah bisa ngelupain kamu...sampai saat inipun aku menyesal kenapa aku dulu memutuskan sepihak ...ya karena mungkin waktu itu aq masie terlalu polos untuk merasakan cinta orang yang dewasa seperti kamu"
"Doni....aq...' aq tak sadar airmataku menetes..aq tak sadar suaraku parau mengucapkan kata-kata itu.
Doni tersenyum dan menggenggam tanganku...
"Lena..aq sayang kamu...aq kangen kamu...aq rindu kebersamana kita dulu'
"lena..aq menyusulmu tadi hanya untuk memberiakn ini padamu...sebenarnya akui ngin kerumah kamu...tapi...aq tidak seberani niatku.."
aq menerima kertas itu..seperti undangan..ya..undangan penrinikahan...
Ohhh seperti ada petir diatas kealaku..disitu tertulis 'Doni & Alya'
ya Tuhaaannn inikah penantianku untuk Doni, ya Tuhan inikah balasan untukku karena aq telah melepaskannya dulu..
"ini undangan pernikahan kamu Don"'
Dia tersenyum "iya lena....2 tahun aq menunggu kamu agar kembali padaku..tapi disaat aq benar-benar frustasi aq menemukan sesuatu yang berbeda dari oranglain..."
Doni mengusap airmataku
"kenppa menangis lena....kamu gadis yang cantk, manis....pasti kamujuga sudah punya pacar yang ganteg kan"
seakan tersdar Doni melepaskan tangannya dari wajahku...
"Maaf, aq takut ada yang marah.."
"Doni.....selamat yah...aq turut bahagia....,tapi aq harus benar-benar pergi sekarang, aku ada janji dengan seseorang..'
"penting sekali ya len.....padahal aku masie kangen kamu.."
aq berdiri..Doni n ikut berdiri..dan aku memeluknya..memeluknya erat....
"maafkan aku Doni...dan selamat berbahagia...tapi maaf aq tidak janji untuk bisa datang kepernikahanmu..."ucapku lirih
Aq melepakan pelukanku...dan berlalu sambil menatap ekspresi Doni yang masieh diam
Aq mempercepat langkahku..aku hanya punya satu tujuan...pulang'.. sambil berjalan aku meyeka airmataku. sampai diluar perpustakaan ...aq melihat Doni masih menatap kepergianku dibalik kaca perpustakaan..
Maafkan aq Doni aku tak sanggup melihatmu bersanding karena sesungguhnya aku masie mencintaimu.
karena sesungguhnya aku masih menantikanmu..tapi aq ragu..karena aku telah teramat menyakitimu..dan sekarang hatiku terasa sakit....seperti inikah yang kau rasakan dulu Don....saat aq memutukan hubungan kita.
Tuhaaannn..bantuu aku..bantu aq melupakannya........
Aq masuk sambil dipelototi dosenku, aq hanya tersenyum dan santai, padahal dalam hati malu juga .
Usai belajar dikelas, aku menuju keruang perpustakaan, disana aku memilih beberapa topik buku sambil mengerjakan tugas dari dosen. Aq memilih tempat duduk disudut ruangan perpus,
"Lena..., apa kabar?"
Aq terkejut ada seorang laki-laki menyodorkan tangannya mengajak bersalaman dan aq lebih terkejut lagi melihatnya
"Doni' kataku lirih
"iya..aq Doni..kamu kuliah disini..?"
"iya Don...kamu....sedang apa disini bukannya kamu sudah lulus kuliah"
"iya.. memang..aq bekerja dijakarta.ada perlua aza disini....cuti 3 hari mengurus pertemuan alumni dikampus kita ini'
"ohhh jadi mw ada rencana temu alumni gitu yah'
"iya...mmm kamu apa kabarnya....semester brapa sekarang"
"aq semester 7"aq menunduk saat Doni menatap dimataku tajam
aq tak sanggup menatap mata itu, mata yang dulu pernah aku nikmati setiap waktu, mata tajam Doni mata Teduh Doni yang seakan selalu melindungi aq.
"kamu sedang apa lena....serius amat"
"ngerjain tugas dari dosen Don.."
'kamu sedang apa diperpus, gag ada pertemuan alumni diperpus dong..'sahutku lagi
"oohh ngga...nggalah...." dia tersenyum...senyuman yang mengingatkanku lagi
"aq melihatmu menyusuri lorong kampus..aq mengikuti kamu sampai akhirnya kamu keperpustakaan dan aku menemukanmu disini'Doni diam sejanak
"aq kangen kamu lena..sungguh"
Dia tersenyum sambil menatapku tapi aku melihat ada raut sedih dimatanya entahlah apa itu..mungkin karena aku pernah mennggalkannya dulu....
Yaa..dia dulu adalan pacarku..pacarku yang setia..yang selalu menepati janjinya
" kenapa kamu bicara seperti itu Don....bukannnya kamu sudah punya pacar sekarang?'
"emang kangen gag boleh ya..?
"ngga bukan gitu.....aq berhenti sejenak sambil menatap matanya
"Doni...maafkan aku....aku telah menyakitimu...'
"don...aku malu sama kamu....pertemuan ini sungguh diluar dugaanku...aq gag ingin kamu terluka karenaku bila kita bertemu'
"kamu bicara apa...aq senang dengan pertemuan ini len...siapa bilang aku terluka..kamu melihat itukah?
"haha lena....lihat aq..aku baik-baik azakan??..suudahlah yang lalu biarlah berlalu....'
"hmm ..aku mw tanya kamu lena....apaaaa....kamu kangen aq??'
"don........aq...aq ag pernah bisa ngelupain kamu...sampai saat inipun aku menyesal kenapa aku dulu memutuskan sepihak ...ya karena mungkin waktu itu aq masie terlalu polos untuk merasakan cinta orang yang dewasa seperti kamu"
"Doni....aq...' aq tak sadar airmataku menetes..aq tak sadar suaraku parau mengucapkan kata-kata itu.
Doni tersenyum dan menggenggam tanganku...
"Lena..aq sayang kamu...aq kangen kamu...aq rindu kebersamana kita dulu'
"lena..aq menyusulmu tadi hanya untuk memberiakn ini padamu...sebenarnya akui ngin kerumah kamu...tapi...aq tidak seberani niatku.."
aq menerima kertas itu..seperti undangan..ya..undangan penrinikahan...
Ohhh seperti ada petir diatas kealaku..disitu tertulis 'Doni & Alya'
ya Tuhaaannn inikah penantianku untuk Doni, ya Tuhan inikah balasan untukku karena aq telah melepaskannya dulu..
"ini undangan pernikahan kamu Don"'
Dia tersenyum "iya lena....2 tahun aq menunggu kamu agar kembali padaku..tapi disaat aq benar-benar frustasi aq menemukan sesuatu yang berbeda dari oranglain..."
Doni mengusap airmataku
"kenppa menangis lena....kamu gadis yang cantk, manis....pasti kamujuga sudah punya pacar yang ganteg kan"
seakan tersdar Doni melepaskan tangannya dari wajahku...
"Maaf, aq takut ada yang marah.."
"Doni.....selamat yah...aq turut bahagia....,tapi aq harus benar-benar pergi sekarang, aku ada janji dengan seseorang..'
"penting sekali ya len.....padahal aku masie kangen kamu.."
aq berdiri..Doni n ikut berdiri..dan aku memeluknya..memeluknya erat....
"maafkan aku Doni...dan selamat berbahagia...tapi maaf aq tidak janji untuk bisa datang kepernikahanmu..."ucapku lirih
Aq melepakan pelukanku...dan berlalu sambil menatap ekspresi Doni yang masieh diam
Aq mempercepat langkahku..aku hanya punya satu tujuan...pulang'.. sambil berjalan aku meyeka airmataku. sampai diluar perpustakaan ...aq melihat Doni masih menatap kepergianku dibalik kaca perpustakaan..
Maafkan aq Doni aku tak sanggup melihatmu bersanding karena sesungguhnya aku masie mencintaimu.
karena sesungguhnya aku masih menantikanmu..tapi aq ragu..karena aku telah teramat menyakitimu..dan sekarang hatiku terasa sakit....seperti inikah yang kau rasakan dulu Don....saat aq memutukan hubungan kita.
Tuhaaannn..bantuu aku..bantu aq melupakannya........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar