Translate

Jumat, 17 April 2015

SEBUAH CERPEN UNTUKMU IBU

Ketika pagi kubersenyum kepada bunga yang sedang menengadah..entah ia sedang melihat apa..kuikuti arah pandangannya..ia menatap awan biru..menatap keindahan dunia diatasnya..entah apa yg sedang dipikirkannya..


Sambil berjalan kuarahkan pandangan pada sbuah masjid tua..ada seorang ibu yg sedang berdoa..ia menangis bersimbah airmata..ia tertunduk dan mengusapkan kedua tlapak tangannya kewajahnya..entah beliau sedang berdoa apa dan untuk siapa..dalam hatipun aq turut berdoa smoga Alloh mengabulkan doamu bu..


Sambil berjalan-jalan lagi..pandanganku berhenti pada seorang ibu yg menggendong anaknya sambil mengumpulkan ranting-ranting  pohon yang kmudian diikat dan dibawa pergi...entah ranting-ranting itu akan dijual atau digunakannya untuk memasak..dlm hatikupun turut berseru hati-hati dijalan ya bu..kasian anak yg tertidur dalam gendonganmu..

Sesampainya dijalan raya..aku mencegat sbuah angkutan umum..aku duduk didepan disamping pa supir..upz..ternyata aku  salah yg menyupir itu ad seorang perempuan yang sdh berumur...ada sdikit obrolan dengan bu supir itu..kadang-kadang ia mengusap peluhnya dgn sebuah handuk dibahunya...aku tersenyum haru...dan bergegas turun karena tujuanqu telah sampai..


Sesampainya aku disebuah rumah seorang temanqu...aku diberi minuman...makanan kecil...dan asik mengobrol dari sabang hingga merauke..


Aku beristirahat disebuah kamar dirumah temanku itu..ach..mengenang perjalananku kerumah ini tadi..biasa saja..tapi ada makna tersendiri yang terukir dihatiku...bahwa semua makhluk hidup di dunia ada yg menciptakan yaitu ALLAH SWT...dan melihat sebuah pengorbanan seorang ibu dengan anak dalam gendongannya..dan doa seorang ibu tua yg begitu terlihat khusyuk berdoa, hingga perjuangan seorang ibu sebagai supir angkutan...bisakah aku sperti mereka..yang bisanya hanya mengandalkan gaji tiap bulannya..yang hanya bisa menikmati kecanggihan teknologi dengan gampangnya...yah bersyukurlah bisa menikmati ini smua..bersyukurlah kita telah diasuh oleh seorang ibu yang walaupun galak tetapi sangat sayang kepada anak-anaknya..aku bangga padamu ibu..aku bangga padamu..



CERPEN : KETIKA CINTA BERADA DISUDUT REMANG

Hari ini mentari begitu terik, aq melangkah menuju kampus dengan hati yang cerah ceria, disekitar kampus aq melihat banyak mahasiswa-mahasiswi sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Aku berlari kecil mengingat waktu jam masuk kuliah sudah dimulai 10 menit yang lalu....aq terlambat sampai dikampus karena bis yang kutumpangi  ngetem lama menunggu penumpang.
Aq masuk sambil dipelototi dosenku, aq hanya tersenyum dan santai, padahal dalam hati malu juga .
Usai belajar dikelas, aku menuju  keruang perpustakaan, disana aku memilih beberapa topik buku sambil mengerjakan tugas dari dosen.  Aq memilih tempat  duduk disudut ruangan perpus,
"Lena..., apa kabar?"
Aq terkejut ada seorang laki-laki menyodorkan tangannya mengajak bersalaman dan aq lebih terkejut lagi melihatnya
"Doni' kataku lirih
"iya..aq Doni..kamu kuliah disini..?"
"iya Don...kamu....sedang apa disini bukannya kamu sudah lulus kuliah"
"iya.. memang..aq bekerja dijakarta.ada perlua aza disini....cuti 3 hari mengurus pertemuan alumni  dikampus kita ini'
"ohhh jadi mw ada rencana temu alumni gitu yah'
"iya...mmm kamu apa kabarnya....semester brapa sekarang"
"aq semester 7"aq menunduk saat Doni menatap dimataku tajam
aq tak sanggup menatap mata itu, mata yang dulu pernah aku nikmati setiap waktu, mata tajam Doni mata Teduh Doni yang seakan selalu melindungi aq.
"kamu sedang apa lena....serius amat"
"ngerjain tugas dari dosen Don.."
'kamu sedang apa diperpus, gag ada pertemuan alumni diperpus dong..'sahutku lagi
"oohh ngga...nggalah...." dia tersenyum...senyuman yang mengingatkanku lagi
"aq melihatmu menyusuri lorong kampus..aq mengikuti kamu  sampai akhirnya kamu keperpustakaan dan aku menemukanmu disini'Doni diam sejanak
"aq kangen kamu lena..sungguh"
Dia tersenyum sambil menatapku tapi aku melihat ada raut sedih dimatanya entahlah apa itu..mungkin karena aku pernah mennggalkannya dulu....
Yaa..dia dulu adalan pacarku..pacarku yang setia..yang selalu menepati janjinya
" kenapa kamu bicara seperti itu Don....bukannnya kamu sudah punya pacar sekarang?'
"emang kangen gag boleh ya..?
"ngga bukan gitu.....aq berhenti sejenak sambil menatap matanya
"Doni...maafkan aku....aku telah menyakitimu...'
"don...aku malu sama kamu....pertemuan ini sungguh diluar dugaanku...aq gag ingin kamu terluka karenaku bila kita bertemu'
"kamu bicara apa...aq senang dengan pertemuan ini len...siapa bilang aku terluka..kamu melihat itukah?
"haha lena....lihat aq..aku baik-baik azakan??..suudahlah yang lalu biarlah berlalu....'
"hmm ..aku mw tanya kamu lena....apaaaa....kamu kangen aq??'
"don........aq...aq ag pernah bisa ngelupain kamu...sampai saat inipun aku menyesal kenapa aku dulu memutuskan sepihak ...ya karena mungkin waktu itu aq masie terlalu polos untuk merasakan cinta orang yang dewasa seperti kamu"
"Doni....aq...' aq tak sadar airmataku menetes..aq tak sadar suaraku parau mengucapkan kata-kata itu.
Doni tersenyum dan menggenggam tanganku...
"Lena..aq sayang kamu...aq kangen kamu...aq rindu kebersamana kita dulu'
"lena..aq menyusulmu tadi hanya untuk memberiakn ini padamu...sebenarnya akui ngin kerumah kamu...tapi...aq tidak seberani niatku.."
aq menerima kertas itu..seperti undangan..ya..undangan penrinikahan...
Ohhh seperti  ada petir diatas kealaku..disitu tertulis 'Doni & Alya'
ya Tuhaaannn inikah penantianku untuk Doni, ya Tuhan inikah balasan untukku karena aq telah melepaskannya dulu..
"ini undangan pernikahan kamu Don"'
Dia tersenyum "iya lena....2 tahun aq menunggu kamu agar  kembali padaku..tapi disaat aq benar-benar frustasi aq menemukan sesuatu yang berbeda dari oranglain..."
Doni mengusap airmataku
"kenppa menangis lena....kamu gadis yang cantk, manis....pasti kamujuga sudah punya pacar yang ganteg kan"
seakan tersdar Doni melepaskan tangannya dari wajahku...
"Maaf, aq takut ada yang marah.."
"Doni.....selamat yah...aq turut bahagia....,tapi aq harus benar-benar pergi sekarang, aku ada janji dengan seseorang..'
"penting sekali ya len.....padahal aku masie kangen kamu.."
aq berdiri..Doni n ikut berdiri..dan aku memeluknya..memeluknya erat....
"maafkan aku Doni...dan selamat berbahagia...tapi maaf aq tidak janji untuk bisa datang kepernikahanmu..."ucapku lirih
Aq melepakan pelukanku...dan berlalu sambil menatap ekspresi Doni yang masieh diam
Aq mempercepat langkahku..aku hanya punya satu tujuan...pulang'.. sambil berjalan aku meyeka airmataku. sampai diluar perpustakaan ...aq melihat Doni masih menatap kepergianku dibalik kaca perpustakaan..
Maafkan aq Doni aku tak sanggup melihatmu bersanding karena sesungguhnya aku masie mencintaimu.
karena sesungguhnya aku masih menantikanmu..tapi aq ragu..karena aku telah teramat menyakitimu..dan sekarang hatiku terasa sakit....seperti inikah yang kau rasakan dulu Don....saat aq memutukan hubungan kita.
Tuhaaannn..bantuu aku..bantu aq melupakannya........

BELAJAR UNTUK MENJADI LEBIH BAIK DARI SEBUAH PENGALAMAN

Aku ingin berbincang tentang 'Pengalaman'

Sebuah kata yang mampu membelah masa lalu dan membuka cakarawala hati untuk bisa menjadi yang terbaik.. Berkaca pada masa lalu adalah suram.....mengusung sebuah harapan dari cerita masalalu..bukan untuk tenggelam pada masa lalu. Bisakah kita menangisi masa lalu..bisa..bisa sekali..tetapi mengatur tangis untuk membangkitkan semangat itu lebh baik daripada hanya manangisi masa lalu.

Yaa sebuah pengalaman dimasa lalu itu adalah GURU yang sangat berharga , akankah kita akan menjadi lebih baik..jawabannya harus....jangan tidak..mungkin ini adalah kunci dari keberhasilan kita untuk merubah hati yang selalu mengeluh menjadi rasa percaya diri, merubah hati yang sensitif menjadi hati yang sangat terbuka. Menjadikan hati kita lapang ketika menghadapi sebuah ujian dengan kesabaran dan keihklasan.

Raihlah masa depanmu kawan dengan pengharapan dan perjuangan, jadikan pengalaman masa lalumu srbagai  bekal menuju keberhasilanmu. Semua butuh proses, semua butuh pembelajaran. Yakinlah Tuhan sangat menyukai orang-orang yang tidak pernah berputus asa dan selalu berdo'a kepada-NYA. Yakinlah dengan apa yang akan kita raih dari perjuangan kita...Insya Allah