Translate

Senin, 07 Agustus 2017

HUJAN NARKOBA ANAK BANGSA

HUJAN NARKOBA ANAK BANGSA

Apa yang salah darimu wahai anak muda
seuasiamu adalah gagah perkasa mengejar ilmu dan cita cita
Apa yg ada dibenakmu ketika kamu mencoba barang haram itu wahai anak muda???

Katamu kau cinta ibumu
Katamu kau cinta tanah airmu
Katamu kau cinta ibu pertiwi

Apa yg salah wahai Para Orang Tua
Inikah didikanmu untuk masa depan putra putri kita
Masa depan Generasi penerus kita

Wahai ibu wahai Ayah
Tegakah kau melihat anakmu ini menjadi sarang para pengedar narkoba
Menjadi penghisap dan antek para perusak anak bangsa

Hatiku menangis jiwaku menjerrrit
Tatkala engkau terlena wahai anak muda
Badanmu kurus kering
Rambutmu acak acakan
Kata katamu tak bermakna
Tatapanmu kosong seakan tak punya cita cita

Wahaaai Anak Muda
Wahai para Orang Tua
Wahai Para Penguasa
Tangisan ini begitu menyayat hati
Tangisan untuk putra putri ibu pertiwi
Tangisan yang akan menjadi tangisan Nusantara bila ini dibiarkan untuk merenggut prestasi anak bangsa

Wahaaaaai Jiwa yg perkasa bantulah ia untuk lepas dari nikmat katanya padahal itu adalah neraka dunia
Bantulah ia lepas dari belenggu permasalahan hidup demi masa depan dan cita citanya
Jangan biarkan ia seperti ini
Jangan biarkan ia jatuh dan hancur
Bantulah ia agar tidak mati sia-sia


7 Agustus 2017
By Peny Wirawati

Minggu, 07 Mei 2017

NILAI PLUS ANDA

Nilai plus yang membedakan Anda dengan orang lain adalah
1. Anda selalu ONTIME dalam setiap kegiatan/acara
2. Anda selalu tampil percaya diri disetiap kesempatan.
3. Santun dalam menyapa dan tersenyum dalam jabat tangan..jangan menjabat tangan orang didepan Anda tanpa melihat matanya ..tataplah dalam keramahan dan senyuman
4. Selalu duduk diurutan terdepan..dan ajukan ide ide cemerlang yg membuat motivasi Anda tumbuh dan berkembang
5. Selalu berfikir positif dan menghindari membicarakan kesalahan orang lain.
So jadilah diri sendiri yg tampil kuat dan meyakinkan..
Keep the spirit

By PENY WIRAWATI

Senin, 17 April 2017

Kesederhanaan Menuju Sukses

Cerita Pendek dan Quote saya hari ini....
Oleh : Peny Wirawati

Ada seorang mahasiswa perempuan berwajah manis bernama Sasha....dan ada mahasiswa laki laki bernama Genta.
Seorang Genta kesehariannya sederhana..cuek..tinggal disebuah kost yg sederhana..seorang yang cerdas..kemana kemana ia hanya menggunakan angkutan umum. Genta suka dengan seorang Sasha. Tetapi Sasha adalah perempuan yang memiliki gengsi yg tinggi. Kalau untuk berteman okelah tapi kalau untuk dijadikan pacar nanti dulu..ia lebih memilih laki laki yg memiliki kendaraan sendiri daripada laki-laki seperti Genta. Genta juga bukan laki laki yg tidak tahu diri..perlahan ia pun memilih mundur untuk mendekati Sasha.
Waktu berselang ..tahun demi tahun hingga mereka wisuda bersama. Dan berpisah puluhan tahun lamanya. Hingga dipertemukan lagi pada sebuah reuni kampus. Disitu Sasha dan Genta bertemu kembali. Sasha takjub melihat penampilan Genta saat itu. Genta dengan wajah gantengnya dibalut pakaian rapi masih seperti dulu tapi saat ini berbeda ...wajahnya kelihatan bersih terawat..baju yg dikenakan pun terkesan mahal..dari atas kebawah ia berdecak kagum pada Genta. Gaya bicaranyapun sekarang tertata rapi..ketika ia bertanya pada Genta sekarang kerja dimana...Genta langsung memberikan kartu namanya... Sasha melihat dengan jelas..Genta adalah seorang Direktur Utama sebuah perusahaan ternama yang sudah memiliki cabang diberbagai daerah. Ada rasa penyesalan menghinggapi Sasha...Ia mlihat tubuh tegap Genta..ia mulai membandingkan Genta dan suaminya yang saat ini sebagai karyawan biasa. Sasha dengan penuh percaya diri denngan senyum yang lebar mendekati Genta yang sedang ngobrol dengan teman2ya.tetapi langkahnya terhenti..ada sesosok wanita cantik dengan tubuh semampai mendekati Genta dan menggenggam tangan Genta...Genta memperkenalkan pada semua teman2nya dan ia menoleh pada Sasha..mereka menghampiri Sasha dan memperkenalkan perempuan cantik itu sebagai Istrinya. Kemudian tak lama berselang mereka mohon pamit. Sasha hanya bisa melihat kepergian mereka dengan senyuman dan mengangguk anggukan kepalanya. Genta ..sekarang..kamu adalah laki-laki yang luar biasa..dan dikagumi banyak wanita...dan pasangan cantikmu menambah keluarbiasaan dirimu.


Quote dari cerita saya diatas adalah
1. Jangan melihat seseorang dari luarnya saja..tapi lihatlah isinya bagaimana tingkah lakunya..bagaimana sifatnya...kecerdasannya..
2. Jangan hanya melihat ketika ia sukses saja..tetapi bagaimana caranya/prosesnya untuk menjadi sukses
3. Berfikirlah positif pada orang lain karena itu adalah energi utama bagaimana orang lain akan memandangmu kelak.
4. Jangan memilih-memilih dalam berteman karena bisa jadi hari ini ia hanya seorang mahasiswa kere tapi kelak ia menjadi seorang yang sukses yang akan membuat bangga orang-orang yang ada didekatnya.
5. Tetaplah rendah hati...menjaga kesederhanaan agar sampai kapanpun oranglain akan merasa nyaman berada didekatmu.

Rabu, 15 Maret 2017

MNGENALMU

Tak ada pantangan dalam berteman
Tak ada perbedaan dalam ikatan
Semua sama asalkan satu jiwa
Tak usah berebut kekuasaan
Karena semua sama dimata Tuhan
Hidup hanya sebentar janganlah membeda2kan
Karena jayamu berkat kebersamaan bukan seorang
Kawan..tetaplah bergandengan tangan untuk bermanfaaat beriringan
Jawab realitanya bukan omongan semata
Buatlah sebuah jawaban bukan php php an
Cinta tak memaksa tapi karena cinta kita bisa bersama tanpa ada rasa curiga
Cinta yg abadi adalah cinta yg saling percaya bukan cinta buta yg membutakan mata jiwa
Berkaryalah..berjayalah..adillah.. untuk sesama..
By. PENY WIRAWATI

Minggu, 27 November 2016

HUJAN DIJIWAKU BY PENY WIRAWATI



Pagi ini kusingkap dalam rindu...menyeruaak dalam kalbu tentang arti sebuah
kesendirian....
kulangkahkan kakiku sedikit menghela keperaduan..
trasa hangat menyelimuti  ..               
namun kesendirian ini bgitu traasa..                 
aq tak tahan lagi...lalu aq berlari kluar dan..gelap..                      
pagi ini mendung..trasa ada titik titik air menyentuh  kulitku..
aq menengadah..air hujan menemani kesendirianku pagi ini..      
kubiarkan ia deras mengguyur tubuhku..   
aq tak merasakan kedinginan itu.               
bahkan aq mrasa air hujan membasahi kesepianku                     
air hujan menyegarkan kalbuku...                        
kubiarkan ragaku menggigil..tapi aq tak mrasakan kedinginan..
bahkan aq merasakan hampaku tlah pergi bersama luruhnya air hujan yang mendera
ragaku..                           
kubiarkan semua itu menepuk anganku kubiarkan semua itu membasahi sekelilingku..
hingga kutak ingat apa apa lagi..                             
HUJAN DIJIWAKU BY PENY WIRAWATI

Jumat, 28 Oktober 2016

DIMANA POLA PIKIR MEREKA

Dimana Pola Pikir Mereka
By Peny Wirawati

Manusia vs Kepentingan
Ikhlas vs Kepentingan

Kita diciptakan menjadi manusia sebagai makhluk yang sempurna..dielngkapi dengan panca indra dielngkapi dengan akal dan pikiran dengan maksud agar semua yg kita miliki mata tangan kaki telinga muout hidung ..sejalan dengan apa yg kita pikirkan. Kita memiliki hati nurani dimana kita ditunjukkan sesuatu utk saling mengasihi menyayangi dan mencintai.

Tapi bagaimana bila itu semua berjalan tidak singkron antara hati dan ucapan ..dalam hati kita berbicara ikhlas tapi diucapan kita berkata pedas..
Bagaimana mengelola akal dan pikiran bila hati kita telah trkontaminasi racun?
Bagaimana memikirkan oranglain bila kita tak mampu melepas siapa kita?

Jangan pernah sombong dengan apa yg kau miliki saat ini karena diatasmu masieh ada yg lebih baik darimu..
Keihklasan yang ternoda oleh sebuah kepentingan takkan dianggap kelak pada waktunya
Berfikir saja untuk bermanfaat tanpa harus menodai hati dan pikiran. Karena satu kesalahan akan merobek banyak kebaikanmu...dan bila itu terjadi mohon maaf lah pada yang memilikimu ..

Manusia tidak ada yg sempurna tapi berlakulah bijak dan adil pada dirimu sendiri dan oranglain.
Tetaplah bersemangad dalam hidup..menjadi yg terbaik adalah proses..menjadikannya MANFAAT itu WAJIB..

BERTEMU – BERPISAH – BERTEMU LAGI - BERPISAH LAGI






BERTEMU – BERPISAH – BERTEMU LAGI - BERPISAH LAGI

1. BERTEMU
     Masing – masing individu dari berbagai pelosok di Indonesia menuju kampus INSTIPER dengan misi yang sama yaitu belajar, menimba ilmu sebagai bekal kelak dimasa yang akan datang. Dari sinilah awal mula kita saling kenal, hingga menjadi kawan , belajar bersama, berjuang bersama selama bertahun-tahun di kampus Instiper atau bahkan mungkin menjadi pasangan hidup. Ehemm....ehemm...
2. BERPISAH
     Setelah bertahun-tahun menimba ilmu, pada akhirnya kita akan mendapatkan gelar masing-masing. Dan yang ditunggu-tunggu hari terakhir saat berkumpul adalah saat Wisuda. Dan setelah wisuda akan kembali ke kampung halaman masing-masing. Itulah momen Berpisah atau perpisahan dengan kawan-kawan kita. Begitu banyak momen-momen yang telah kita lewati, begitu banyak kenangan yang akan selalu kita kenang. Dan  banyak hal yang tak mungkin akan dilupakan. Sediihh...pastii.
3. BERTEMU LAGI
     Setelah sekian lama atau bertahun-tahun kita disibukkan oleh kehidupan dan rutinitas masing-masing tibalah waktunya untuk bertemu kembali dengan kawan-kawan lama dalam acara REUNI. Inilah momen yang kita nanti-nantikan untuk bernostalgia kembali dan mengulang kembali cerita masa-masa yang lalu. Canda tawa, rasa bahagia tercurahkan semuanya dalam momen itu. Walaupun hanya dalam sekejap namun akan sangat bermakna.
4. BERPISAH LAGI
Tanpa disadari begitu cepat berlalu nostalgia yang kita ulangi. Hanya dalam hitungan hari semuanya harus berakhir begitu saja sementara masih banyak sekali kenangan-kenangan yang ingin kita lalui. Kesedihan dan rasa haru itu yang mungkin akan dirasakan saat harus berpisah lagi. Walaupun masih ada keinginan untuk bisa lebih lama lagi mengulang masa-masa indah saat bersama. Dimana ada canda tawa, kejahilan, atau mungkin cerita asmara diantara mereka yang dulu pernah ada. Namun inilah kenyataan yang harus kita hadapi dimana kita harus mengakhirinya. Untaian ataupun ucapan kata yang terakhir begitu kelu harus terungkapkan sebelum berpisah. Dan pada akhirnya salam perpisahan dan uraian air mata mengiringi langkah saat berpisah. Entah kapan semua itu terulang kembali.


by : Peny Wirawati’2016